Jakarta, 12 November 2025 – Bumi Global Karbon (BGK) Foundation kembali menyelenggarakan Indonesia ESG Leadership Awards 2025, ajang penghargaan tahunan bergengsi yang memberikan apresiasi kepada 64 perusahaan atas kepemimpinan dan transparansi dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia. Acara ini berlangsung pada Rabu, 12 November 2025, di Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD, Jakarta, dengan menghadirkan pemangku kepentingan dari regulator, pelaku usaha, dan lembaga keuangan.
Indonesia tengah memasuki momentum strategis kerja sama ekonomi global, melalui Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan Indonesia–Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). Kedua perjanjian ini menjadi katalis penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mempercepat harmonisasi standar keberlanjutan internasional, termasuk penerapan prinsip ESG yang kini menjadi acuan bagi Uni Eropa dan Kanada.
Dalam konteks transformasi global menuju ekonomi hijau dan inklusif, BGK Foundation menyelenggarakan Indonesia ESG Leadership Awards 2025 dengan tema: “Aligning Indonesia ESG Leadership with Global Opportunities.”
Acara ini dihadirkan secara independen untuk mengapresiasi perusahaan dan organisasi yang menunjukkan komitmen nyata dalam pengungkapan dan implementasi ESG, sekaligus menjadi platform kolaborasi lintas sektor guna memperkuat tata kelola berkelanjutan dan daya saing Indonesia di panggung global.
Penilaian Indonesia ESG Leadership Awards 2025 dilakukan secara independen oleh BGK Foundation berdasarkan hasil riset terhadap laporan keberlanjutan (Sustainability Report) perusahaan tahun 2024. Metodologi penilaian mengacu pada kelengkapan data 33 faktor ESG BGK yang terdiri dari 11 indikator Environmental, 11 indikator Social, dan 11 indikator Governance, serta mempertimbangkan ketepatan waktu pelaporan, kesesuaian dengan standar GRI (Global Reporting Initiative), dan proses assurance laporan keberlanjutan oleh pihak independen.
Dengan mengungkap 33 faktor ESG BGK dalam laporan keberlanjutan akan mempermudah Perusahaan menuju provider indeks ESG dunia seperti Sustainalytics, MSCI, Bloomberg, ISS ESG, S&P Global, Moody’s dan lain-lain.
Selain itu dengan mengungkap 33 faktor ESG BGK dalam laporan keberlanjutan akan membantu Perusahaan dan pemerintah dapat memetakan tujuan 17 SDGs (sustainable development goals) yang di syaratkan oleh PBB (united nations).
Melalui penghargaan ini, BGK Foundation berharap dapat mendorong lebih banyak perusahaan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keberlanjutan.
“Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi emiten dan korporasi untuk melaporkan praktik keberlanjutan mereka secara lebih terbuka, terukur, dan sesuai standar global,” ujar Achmad Deni Daruri, Founder BGK Foundation.
Deni menambahkan bahwa metode penilaian BGK Foundation dirancang agar hasil riset dapat mencerminkan tingkat keterbukaan dan tanggung jawab perusahaan terhadap risiko dan peluang keberlanjutan.
Penilaian ini menghasilkan ESG Disclosure Score dan ESG Leadership Index yang digunakan untuk menentukan peringkat dan kategori penghargaan, dengan seluruh proses dilakukan secara objektif, dan transparan.
Sementara itu, Muliaman Darmansyah Hadad, Vice Chairman of Supervisory Board Danantara, menekankan pentingnya pelaporan keberlanjutan dalam konteks ekonomi global.
“Transparansi dalam pelaporan ESG tidak hanya mencerminkan tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga menjadi daya tarik investasi global, khususnya dari lembaga keuangan internasional yang kini mensyaratkan kepatuhan ESG sebagai bagian dari proses pendanaan,” jelasnya.
Henry Rialdi - Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal, Otoritas Jasa Keuangan menegaskan bahwa pelaporan keberlanjutan kini menjadi kewajiban bagi perusahaan publik dan lembaga jasa keuangan, sebagaimana tertuang dalam peraturan OJK tentang laporan keberlanjutan.
“OJK mengapresiasi perusahaan yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam transparansi keberlanjutan. Upaya ini sejalan dengan arah kebijakan nasional menuju keuangan berkelanjutan dan penerapan prinsip ESG yang komprehensif,” ungkap Henry menambahkan.
** Selesai **
Tentang BGK Foundation
Bumi Global Karbon (BGK) Foundation adalah lembaga independen yang berfokus pada penelitian, penilaian, dan advokasi kebijakan keberlanjutan di Indonesia.didirikan oleh Ahmad Deni Daruri tanggal 22 Desember 2019. BGK Foundation merupakan anggota dari beberapa inisiatif global, di antaranya GRI (2020–2023), CDP (2020–2022), TCFD (2020–2023), dan IFRS Sustainability Disclosure Standards (2024–sekarang).
Lembaga ini berkomitmen untuk mendorong praktik transparansi, tata kelola, dan keberlanjutan di sektor publik maupun korporasi melalui riset, pelatihan, dan sistem penilaian berbasis ESG.
Tentang Indonesia ESG Leadership Awards
Indonesia ESG Leadership Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh BGK Foundation untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan dan organisasi yang menunjukkan kepemimpinan dalam praktik dan pelaporan ESG.
Tahun 2025 menghadirkan 64 penerima penghargaan yang terbagi ke dalam 8 kategori utama, yaitu:
- Leadership AAA – Advancing ESG Transparency Leadership, Leadership AA – Advancing ESG Transparency Leadership, Leadership A – Advancing ESG Transparency Leadership
- Management BBB – Advancing ESG Transparency Leadership, Management BB – Advancing ESG Transparency Leadership, Management B – Advancing ESG Transparency Leadership.
- Most Progressive ESG Transparency
- ESG Transparency of the Year
Ajang ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat daya saing keberlanjutan Indonesia, serta mendukung transisi menuju ekonomi hijau, inklusif, dan berketahanan global.
Daftar Pemenang Indonesia ESG Leadership Awards 2025
Leadership AAA – Advancing ESG Transparency Leadership
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
- PT ABM Investama Tbk (ABMM)
- PT Pertamina (Persero) (BUMN Non-Tbk)
- PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
- PT Pupuk Indonesia (Persero) (BUMN Non-Tbk)
- PT Pupuk Kalimantan Timur (BUMN Non-Tbk)
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
- PT Timah Tbk (TINS)
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)
- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
- PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
Leadership AA – Advancing ESG Transparency Leadership
14. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR)
15. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
16. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
17. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
18. PT Kilang Pertamina Internasional (Non-Tbk)
19. PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR)
20. PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum, BUMN Non-Tbk)
21. PT Astra International Tbk (ASII)
22. PT Indosat Tbk (ISAT)
14. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN, BUMN Non-Tbk)
15. PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT)
16. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
17. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE)
18. PT Indika Energy Tbk (INDY)
19. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
20. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
21. PT PLN Nusantara Power (Non-Tbk)
22. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
Leadership A – Advancing ESG Transparency Leadership
32. PT Bank BTPN Tbk / Bank SMBC Indonesia (BTPN)
33. PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA)
34. PT PLN Indonesia Power (Non-Tbk)
35. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)
36. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
37. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (BUMN Non-Tbk)
38. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
39. PT Angkasa Pura I (Persero) / PT Angkasa Pura Indonesia (BUMN Non-Tbk)
40. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA)
41. PT Petrosea Tbk (PTRO)
42. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
43. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)
44. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
45. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM)
46. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
Management BBB – Advancing ESG Transparency Leadership
47. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)
48. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
49. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)
50. PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
51. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
52. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
53. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
Management BB – Advancing ESG Transparency Leadership
54. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
55. PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP)
56. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
57. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN)
Management B – Advancing ESG Transparency Leadership
58. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)
59. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR)
60. PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA)
61. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)
62. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
63. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
64. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)